
PROYEK PENGAMAN PANTAI & PEMBANGUNAN EMBUNG PROVINSI BANTEN: Anggaran Capai Rp14,5 Miliar, Dikerjakan Selama 153 Hari
Serang, LembarBeritaFenomenal.com
Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang resmi meluncurkan proyek strategis pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) dan pembangunan pengaman pantai di wilayah-wilayah yang dilintasi sungai lintas Kabupaten/Kota di Banten. Proyek ini bernilai anggaran fantastis, mencapai Rp14.573.242.817,00.
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang, kontrak bernomor 600.1.4.3/SP.131.14-DPUPR/2026 ditandatangani pada 27 Juli 2026. Kegiatan utama yang dilaksanakan mencakup pengelolaan SDA, pembangunan pengaman pantai, serta pembangunan embung yang tersebar di wilayah sungai lintas Kabupaten/Kota Provinsi Banten.
Anggaran sebesar Rp14,5 miliar tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026. Proyek ini dipercayakan kepada PT. Karya Tunas Mandiri Persada sebagai pelaksana, dengan jangka waktu pelaksanaan mencapai 153 hari kalender.
Sorotan Tajam: Besarnya Anggaran & Pengawasan yang Diperlukan
Nilai anggaran yang mencapai Rp14,5 miliar dan waktu pelaksanaan yang relatif singkat kurang dari 5 bulan menjadi sorotan tersendiri. Masyarakat dan pemangku kepentingan berharap proyek ini tidak sekadar menjadi papan nama di pinggir jalan, melainkan benar-benar terlaksana secara transparan, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi warga yang tinggal di wilayah pesisir dan bantaran sungai.
Pembangunan pengaman pantai dan embung sangat krusial untuk mencegah abrasi air laut, banjir, serta menjaga ketersediaan air. Namun, tanpa pengawasan ketat dari pihak berwenang maupun pengawasan sosial dari masyarakat, besarnya anggaran ini berisiko tidak sebanding dengan hasil yang diterima.
Kami memantau perkembangannya. Apakah proyek ini selesai tepat waktu dan sesuai kualitas yang dijanjikan? Atau hanya sekadar tulisan di papan proyek? Masyarakat berhak tahu.
Saat dikonfirmasi via whatsAap kepala dinas perkerjaan umum Provinsi Banten tidak menjawab.
Red/Devy
